oleh

Tambang Tanjung Bunga Jadi Sorotan, 29 Pekerja Positif Narkoba Terjaring Razia Gabungan

-Berita-130 Dilihat
banner 468x60

PANGKALPINANG MIOnline.klick – Temuan 29 pekerja tambang yang positif narkoba dalam razia gabungan Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polresta Pangkalpinang di kawasan Pantai Tanjung Bunga, Kamis (23/7/2026), memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan maraknya penyalahgunaan dan kemungkinan peredaran narkotika di lingkungan pertambangan.

Dari 81 pekerja yang menjalani tes urine, sebanyak 29 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Angka tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan lebih dari sepertiga pekerja yang diperiksa terindikasi mengonsumsi zat terlarang.

Operasi yang melibatkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Babel, BNK Pangkalpinang, Satpol PP, dan Pom AD itu dipimpin langsung Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko bersama Dirresnarkoba Polda Babel Kombes Pol Ronald Sipayung.

Besarnya jumlah pekerja yang terindikasi menggunakan narkoba menimbulkan kekhawatiran bahwa kawasan tambang tidak hanya menjadi lokasi aktivitas ekonomi, tetapi juga berpotensi menjadi area yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.

Penggunaan narkoba di lingkungan kerja berisiko tinggi seperti tambang dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu kecelakaan kerja, hilangnya konsentrasi, hingga mengancam keselamatan pekerja lainnya.

“Kalau bekerja di laut atau di lokasi tambang, penggunaan narkoba sangat berbahaya. Saat seseorang berada di bawah pengaruh narkoba, risiko terjadinya kecelakaan kerja menjadi sangat tinggi,” ujar Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko.

Fakta ditemukannya puluhan pekerja positif narkoba dalam satu lokasi tambang juga menjadi sinyal bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri lebih jauh sumber perolehan barang haram tersebut. Pasalnya, tingginya angka pengguna sering kali menjadi indikator adanya rantai pasokan yang memasok narkoba ke suatu lingkungan kerja atau komunitas tertentu.

Meski demikian, hingga saat ini aparat belum menyampaikan adanya temuan bandar, pengedar maupun jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di kawasan tersebut. Pendalaman masih dilakukan terhadap para pekerja yang diamankan guna mengungkap asal-usul narkotika yang mereka konsumsi.

Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Babel dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Bangka Belitung.

“Ini merupakan wujud komitmen tegas Bapak Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing agar seluruh jajaran terus melakukan upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Bangka Belitung,” tegas Agus.

Temuan 29 pekerja positif narkoba di satu kawasan tambang kini menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan. Selain penegakan hukum, pengawasan terhadap aktivitas tambang serta upaya pencegahan melalui edukasi dan rehabilitasi dinilai perlu diperkuat agar lokasi tambang tidak menjadi lahan subur bagi penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam keselamatan kerja dan masa depan para pekerjanya. (Red/adm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *