oleh

Proyek di Kampus UBB Diduga Terlambat, Progres Belum Capai 70 Persen Jelang Akhir Kontrak

-Berita-42 Dilihat
banner 468x60

BALUNIJUK, BANGKA MIOnline.Klick — Proyek pembangunan di kawasan kampus Universitas Bangka Belitung (UBB) di Balunijuk kini menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai progres pekerjaan di lapangan diduga jauh dari target, bahkan disebut-sebut belum mencapai 70 persen, padahal masa kontrak proyek tersebut dikabarkan hampir berakhir. (Kamis, 05/03/2026)

Hasil pantauan di lokasi proyek menunjukkan aktivitas pembangunan belum berjalan maksimal. Sejumlah bagian bangunan masih terlihat dalam tahap pengerjaan dasar, mulai dari struktur bangunan hingga pekerjaan pendukung yang belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai efektivitas pelaksanaan proyek serta pengawasan yang seharusnya dilakukan oleh pihak terkait.

Seorang sumber yang memantau perkembangan proyek tersebut mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara progres fisik dengan waktu kontrak yang terus berjalan.

“Kalau melihat kondisi di lapangan sekarang, progresnya belum sampai 70 persen. Padahal waktu kontrak hampir habis. Kalau tidak dipacu, sangat berpotensi tidak selesai tepat waktu,” ujar sumber tersebut.

Pantauan di lapangan juga memperlihatkan aktivitas pekerja yang tidak terlalu ramai dibandingkan proyek pembangunan berskala besar pada umumnya. Beberapa area bahkan tampak belum tersentuh pekerjaan secara signifikan.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran bahwa proyek yang seharusnya menjadi fasilitas pendukung pendidikan di lingkungan Universitas Bangka Belitung Justru berpotensi mengalami keterlambatan bahkan terancam mangkrak apabila tidak segera dilakukan percepatan pekerjaan.

Sejumlah pihak juga mempertanyakan peran pengawasan proyek. Dalam proyek pembangunan yang menggunakan anggaran besar, pengawasan seharusnya dilakukan secara ketat dan berkala guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana.

“Kalau proyek sudah mendekati masa kontrak tapi progresnya belum mencapai target, seharusnya pengawasan lebih diperketat. Jangan sampai setelah kontrak habis baru muncul masalah,” kata seorang pengamat yang mengikuti perkembangan proyek tersebut.

Proyek pembangunan tersebut sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu fasilitas penunjang pendidikan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana prasarana bagi mahasiswa dan civitas akademika di Universitas Bangka belitung.

Namun lambannya progres pembangunan justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Publik kini mulai mempertanyakan sejauh mana komitmen pihak pelaksana proyek dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Selain itu, transparansi terkait progres pekerjaan juga dinilai sangat penting agar masyarakat mengetahui perkembangan proyek secara terbuka. Keterbukaan informasi dianggap menjadi salah satu bentuk akuntabilitas dalam penggunaan anggaran pembangunan.

Jika keterlambatan ini benar terjadi, bukan tidak mungkin proyek tersebut berpotensi mengalami perpanjangan waktu pekerjaan atau bahkan menimbulkan konsekuensi administratif bagi pihak kontraktor pelaksana.

Masyarakat pun berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan resmi mengenai kondisi proyek tersebut, termasuk langkah-langkah yang akan diambil untuk memastikan pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun pihak Universitas Bangka Belitung belum memberikan keterangan resmi terkait progres pembangunan yang menjadi sorotan tersebut.

Apabila tidak segera dilakukan percepatan pekerjaan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek, bukan tidak mungkin pembangunan fasilitas pendidikan di kawasan kampus tersebut terancam gagal rampung sesuai jadwal kontrak yang telah ditetapkan.

Publik kini menunggu sikap tegas dari pihak terkait agar proyek yang menggunakan anggaran pembangunan tersebut tidak berakhir menjadi proyek bermasalah. (Red/adm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *