oleh

Aktivitas Pertambangan Ilegal Nelayan II Mengganggu Masyarakat Sekitar

banner 468x60

BANGKA MIOnline.Klik — Meski telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan pergelangan tangan kanan penambang putus. Aktivitas penambangan ilegal di mura lingkungan Nelayan I dan II kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka masih tetap beroperasi.

Tidak hanya pernah menelan korban, aktivitas penambangan yang mengatasnamakan masyarakat dan di bekingi oknum aparat ini, juga menganggu ketentraman masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikan langsung Amsal alias Bujang (45) warga Gang Makam, lingkungan Nelayan II kepada Tim Radak Babel, Rabu (17/12/2025) pagi.

Menurut Amsal dirinya sudah pernah mendatangi kantor polisi namun belum ada aksi.

“Sudah pernah ke polsek, bahkan Intel polsek langsung ke rumah untuk mengetahui ke adaan. Namun belum ada aksi sama sekali,”kata Amsal.

Amsal juga minta, agar aktivitas tersebut di stop dan tidak ada lagi aktivitas, karena waktu istirahat keluarganya sangat terganggu.

“Maunya di stop ajah karena sudah sangat mengganggu ketentraman dan kenyamanan kami sekeluarga siang malam, kasian sama istri di rumah 24 jam mendengarkan dentuman penambangan ilegal siang malam. Terus anak anak tidak dapat istirahat dengan cukup tentunya dampak nya di sekolah ngantuk,”keluhnya.

Ditambahkan Amsal dirinya saat ini bingung mau laporan ke mana lagi sehingga penambangan ilegal ini yang siang malam kerjanya
dapat di stop.

Karena munurutnya sudah di ketahui semua pihak namun penambangan ilegal masih berjalan lancar.

“Semua sudah saya laporkan kepada Ketua RT 05 nel 2, Kepala lingkungan Nelayan 2, Lurah Sungailiat, Polsek Sungailiat, Polairud Polres Bangka, Bupati Bangka, Gubernur Babel. Bahkan kalau ada nomor Kapolda dan Persiden saya pasti laporkan juga.”pungkasnya. (Red/05)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *