oleh

Grand Opening KOPI Soedirman dan Yukican, Eks Gedung Patiwangka Jadi Ruang Kuliner Baru di Pusat Kota

-Berita-33 Dilihat
banner 468x60

PANGKALPINANG MIOnline.klick — Suasana kawasan Jalan Merdeka, Kota Pangkalpinang, tampak semakin semarak dengan hadirnya wajah baru di eks Gedung Patiwangka, Jalan Merdeka No. 184, Kelurahan Batin Tikal, Kecamatan Taman sari.

KOPI Soedirman Pangkalpinang resmi membuka lembaran baru dengan menempati lokasi tersebut. Bersamaan dengan itu, Yukican juga resmi diperkenalkan kepada masyarakat melalui acara grand opening yang digelar pada Jumat (25/9/2026).

Momentum peresmian tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Sejumlah tokoh daerah, pejabat, keluarga, sahabat, serta tamu undangan turut hadir memberikan dukungan atas dibukanya lokasi baru KOPI Soedirman sekaligus hadirnya Yukican di pusat Kota Pangkalpinang.

Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Desi Ayu Trisna, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran para tokoh dan tamu undangan tersebut menambah suasana hangat dalam momentum yang menjadi bagian penting dari perjalanan usaha KOPI Soedirman dan Yukican.

Dari Satu Lokasi ke Ruang yang Lebih Besar, Perpindahan KOPI Soedirman dari lokasi sebelumnya di area samping Masjid Kubah Timah menuju eks Gedung Patiwangka menjadi sebuah babak baru dalam perjalanan usaha tersebut.

Lokasi baru yang berada di salah satu kawasan strategis pusat Kota Pangkalpinang memberikan suasana berbeda. Eks Gedung Patiwangka kini tidak hanya menjadi bangunan yang memiliki nilai historis bagi kawasan tersebut, tetapi juga mulai dimanfaatkan sebagai ruang kuliner, tempat berkumpul, serta ruang interaksi masyarakat.

Kehadiran KOPI Soedirman di lokasi baru sekaligus Yukican diharapkan mampu memberikan alternatif baru bagi masyarakat yang ingin menikmati kuliner dan menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat maupun rekan kerja.

Tidak sekadar menawarkan makanan dan minuman, keberadaan tempat tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari geliat ekonomi kreatif dan usaha kuliner di pusat Kota Pangkalpinang.

Dok : Sambutan yng disampaikan oleh wakil walikota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, S.E., M.M. 

Salah satu momen yang cukup menarik perhatian dalam acara grand opening tersebut terjadi ketika pemilik KOPI Soedirman dan Yukican, Bayu, menyampaikan sambutan.

Didampingi sang istri, Bayu tampak haru ketika menceritakan perjalanan usaha yang telah dilaluinya hingga akhirnya sampai pada momentum pembukaan lokasi baru tersebut.

Di hadapan para tamu undangan, Bayu menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada berbagai pihak yang selama ini telah memberikan dukungan.

Menurut Bayu, perjalanan membangun sebuah usaha bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan seorang diri. Dukungan keluarga, pasangan, sahabat, hingga orang-orang yang memberikan kepercayaan menjadi bagian penting dalam setiap proses yang dilaluinya.

Dengan suara penuh haru, Bayu secara khusus memberikan apresiasi kepada sang istri yang selama ini disebutnya selalu setia mendampingi perjalanan usaha.

Bagi Bayu, dukungan dari keluarga bukan sekadar menjadi penyemangat, tetapi juga menjadi kekuatan ketika menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Bayu kepada Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya yang selama ini turut memberikan dukungan.

Selain itu, Bayu tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar dan teman-teman yang telah memberikan dukungan serta semangat hingga KOPI Soedirman dan Yukican dapat hadir di lokasi baru tersebut.

Pemanfaatan eks Gedung Patiwangka sebagai lokasi KOPI Soedirman dan Yukican memberikan nuansa baru bagi kawasan Jalan Merdeka, KOPI Soedirman dan Yukican Hadirkan Warna Baru.

Kawasan pusat kota yang selama ini menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat Pangkalpinang kini semakin memiliki pilihan ruang kuliner dan tempat berkumpul.

Kehadiran KOPI Soedirman dan Yukican juga menjadi bagian dari dinamika perkembangan usaha kuliner di Kota Pangkalpinang.

Lokasi yang berada di pusat kota membuat tempat tersebut relatif mudah dijangkau masyarakat. Selain menjadi ruang untuk menikmati kuliner, konsep tempat berkumpul yang dihadirkan juga diharapkan dapat menciptakan suasana yang nyaman bagi pengunjung.

Momentum grand opening ini sekaligus menjadi penanda dimulainya perjalanan baru bagi kedua usaha tersebut.

Bagi Bayu dan keluarga, pembukaan KOPI Soedirman di lokasi baru dan hadirnya Yukican bukan sekadar seremoni peresmian sebuah tempat usaha.

Momentum tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas proses panjang yang telah dilalui.

Di tengah persaingan dunia usaha kuliner yang semakin berkembang, konsistensi, inovasi, serta dukungan dari orang-orang terdekat menjadi modal penting untuk mempertahankan keberlangsungan usaha.

Eks Gedung Patiwangka yang kini menjadi ruang kuliner pun diharapkan dapat menjadi salah satu titik baru yang ikut menghidupkan kawasan Jalan Merdeka.

Tidak hanya pada aktivitas bisnis, tetapi juga sebagai ruang sosial tempat masyarakat bertemu, berbincang, menikmati kuliner, dan menghabiskan waktu bersama.

Dengan hadirnya KOPI Soedirman dan Yukican, kawasan tersebut diharapkan semakin ramai dan memberikan pilihan baru bagi masyarakat Pangkalpinang maupun masyarakat dari berbagai daerah di Bangka Belitung.

Grand opening yang berlangsung Jumat (25/9/2026) menjadi awal dari perjalanan baru KOPI Soedirman dan Yukican.

Dari lokasi baru di eks Gedung Patiwangka, keduanya membawa harapan untuk terus berkembang, memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung, sekaligus menjadi bagian dari pertumbuhan sektor kuliner dan ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang.

Dengan dukungan keluarga, sahabat, serta masyarakat, Bayu bersama timnya kini memulai babak baru perjalanan usaha.

Sementara bagi masyarakat, hadirnya KOPI Soedirman dan Yukican memberikan tambahan pilihan tempat kuliner dan berkumpul di tengah kawasan pusat Kota Pangkalpinang.

Eks Gedung Patiwangka pun kini mendapatkan wajah baru, bukan hanya sebagai sebuah bangunan di Jalan Merdeka, tetapi sebagai ruang yang kembali dihidupkan dengan aktivitas, interaksi, kuliner, dan geliat usaha masyarakat. (Red/Adm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *