oleh

Lapas Kelas IIA Pontianak Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas

-Berita-21 Dilihat
banner 468x60

PONTIANAK MIOnline.klick — Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat menggelar razia gabungan penggeledahan blok hunian warga binaan pada Jumat malam (22/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Razia dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan aparat TNI dan Polri guna memastikan pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Suasana penuh kesiapsiagaan tampak sejak apel gabungan dimulai. Jajaran petugas pemasyarakatan bersama aparat penegak hukum bergerak menyisir sejumlah kamar hunian warga binaan, di antaranya kamar C-7, C-11, G-8, dan G-12, serta melakukan pemeriksaan di area sel lainnya di lingkungan Lapas Kelas IIA Pontianak.

Kepala Lapas Kelas IIA Pontianak, Ridha Ansari menegaskan bahwa razia gabungan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen lembaga pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari barang-barang terlarang serta praktik-praktik penyimpangan.

“Razia ini adalah langkah konkret kami dalam memperkuat deteksi dini serta memastikan tidak ada celah bagi masuknya handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan bersinergi dengan aparat penegak hukum guna menjaga integritas pemasyarakatan,” ujar Ridha Ansari.

Dalam pelaksanaan penggeledahan, petugas berhasil menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian warga binaan. Barang-barang tersebut kemudian langsung diamankan untuk dilakukan pendataan dan tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Adapun barang hasil razia yang berhasil diamankan meliputi dua unit handphone, satu buah palu, satu buah wig, sepuluh korek api, dua baterai, tiga senjata tajam, dua obeng, satu buah cermin, serta satu kepala charger.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti. Sinergitas antara petugas lapas, Kanwil Ditjenpas Kalbar, serta aparat TNI dan Polri dinilai menjadi kunci keberhasilan kegiatan tersebut.

Pihak Lapas Kelas IIA Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan serta melakukan langkah-langkah preventif secara berkelanjutan demi menjaga marwah dan integritas pemasyarakatan.

“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, maupun mencoreng nama baik pemasyarakatan,” tegasnya.

Melalui kegiatan razia gabungan ini, Lapas Kelas IIA Pontianak berharap dapat terus menghadirkan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal menuju pemasyarakatan yang semakin profesional, modern, dan berintegritas. (Red/adm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *