oleh

Warga Dusun Serandang Swadaya Cor Jalan Rusak, Kecewa Janji Perbaikan Tak Kunjung Terealisasi

-Berita-64 Dilihat
banner 468x60

BANGKA MIOnline.klick — Kekecewaan terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki pemerintah membuat warga Dusun 3 Serandang RT 11, Desa Batu Rusa, Kabupaten Bangka, akhirnya turun tangan sendiri. Dengan semangat gotong royong dan dana swadaya, masyarakat melakukan pengecoran pada sejumlah titik jalan aspal berlubang yang selama ini dikeluhkan warga. Minggu (17/05/2026).

Jalan lingkungan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut diketahui sudah lama mengalami kerusakan. Lubang di beberapa titik disebut semakin parah saat musim hujan karena dipenuhi genangan air dan licin, sehingga membahayakan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

Merasa lelah hanya mendengar janji perbaikan tanpa realisasi, warga akhirnya sepakat melakukan perbaikan mandiri demi keselamatan bersama.

Tanpa bantuan pemerintah, masyarakat secara sukarela mengumpulkan dana untuk membeli material seperti semen, pasir, batu split hingga perlengkapan pengecoran. Tidak sedikit warga yang turut menyumbangkan tenaga demi mempercepat proses perbaikan jalan tersebut.

Pantauan di lokasi, suasana gotong royong terlihat begitu kuat. Warga tampak bahu membahu mencampur semen, mengangkut material, hingga melakukan pengecoran secara manual di bawah terik matahari.

Salah seorang warga mengatakan kondisi jalan rusak tersebut sudah berlangsung cukup lama dan berkali-kali menjadi keluhan masyarakat. Namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak terkait.

“Sudah lama rusak, kalau hujan makin parah dan licin. Banyak lubang yang membahayakan pengendara motor. Kami capek menunggu janji terus,” ujar salah seorang warga.

Menurutnya, jalan tersebut sangat vital bagi aktivitas masyarakat Dusun Serandang. Selain menjadi akses keluar masuk warga, jalan itu juga digunakan untuk aktivitas ekonomi masyarakat hingga jalur anak-anak menuju sekolah.

“Kalau dibiarkan terus bisa makin parah. Kami tidak punya pilihan lain selain gotong royong supaya jalan ini bisa dilalui dengan aman,” ungkapnya.

Warga lainnya juga mengaku kecewa karena sebelumnya disebut sudah ada rencana maupun janji perbaikan dari pihak terkait, namun hingga kini belum terlihat realisasi di lapangan.

“Yang datang cuma janji. Sementara kami setiap hari lewat jalan rusak ini,” kata warga dengan nada kecewa.

Meski dilakukan secara swadaya, masyarakat berharap pemerintah daerah tetap turun tangan dan memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di Dusun 3 Serandang. Warga menilai perbaikan sederhana yang mereka lakukan hanya bersifat sementara dan belum mampu menjadi solusi permanen.

Masyarakat berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi jalan lingkungan yang dinilai sangat penting bagi mobilitas dan keselamatan warga.

Aksi gotong royong tersebut pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar karena dianggap mencerminkan kekompakan, kepedulian sosial, serta solidaritas warga dalam menghadapi persoalan lingkungan mereka sendiri di tengah minimnya perhatian terhadap infrastruktur jalan. (Red/adm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *