oleh

Resmi Dilantik, Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Baru Gantikan Listyo Sigit

-Berita-140 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA MIOnline.klick — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Pelantikan tersebut berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026), setelah DPR RI menyetujui pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri melalui rapat paripurna.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo akan melantik Suyudi sebagai Kapolri pada Kamis siang.

Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut diawali dengan proses politik dan konstitusional setelah Presiden Prabowo mengirimkan Surat Presiden mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri kepada DPR RI.

Komisi III DPR RI kemudian menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi. Setelah proses tersebut, Komisi III menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri, yang selanjutnya dibawa ke rapat paripurna DPR untuk mendapatkan persetujuan.

Dalam rapat paripurna DPR RI pada Kamis (1/10/2026), pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri disetujui. Ketua DPR RI Puan Maharani kemudian menyampaikan bahwa hasil keputusan tersebut akan segera dikirimkan kepada Presiden untuk proses pelantikan.

Dengan pelantikan tersebut, tongkat komando Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi berpindah dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Suyudi Ario Seto.

Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman panjang, terutama di bidang reserse dan penegakan hukum.

Suyudi lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, Suyudi melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan kemudian mengikuti pendidikan Sespimti pada 2018.

Kariernya di lingkungan Polri banyak bersentuhan dengan fungsi reserse. Ia pernah bertugas di lingkungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri sebelum dipercaya menduduki sejumlah jabatan pimpinan di tingkat kewilayahan.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain Kapolres Majalengka pada 2014, Kapolres Bogor pada 2015, serta Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2017.

Suyudi kemudian dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Ia juga pernah menduduki posisi strategis di lingkungan Bareskrim Polri.

Pada 2023, Suyudi mendapat kepercayaan sebagai Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia dipromosikan menjadi Kapolda Banten dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi.

Dari Kapolda Banten hingga Kepala BNN

Perjalanan karier Suyudi kemudian berlanjut ke tingkat nasional.

Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Jabatan tersebut diembannya sebelum kemudian diusulkan menjadi Kapolri.

Selama memimpin BNN, Suyudi berkutat dengan agenda pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, termasuk penanganan jaringan narkotika dan penyitaan barang bukti.

Pengalaman tersebut menambah rekam jejaknya di bidang penegakan hukum sebelum akhirnya Presiden Prabowo mengusulkan namanya sebagai calon Kapolri.

Tongkat Komando Polri Beralih

Pengangkatan Suyudi Ario Seto menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Polri.

Sebelumnya, Listyo Sigit Prabowo memimpin Polri sejak dilantik sebagai Kapolri pada Januari 2021. Pergantian tersebut dilakukan setelah Presiden mengusulkan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri baru melalui mekanisme yang melibatkan DPR RI.

Kini, setelah resmi dilantik, Suyudi Ario Seto menyandang pangkat Jenderal Polisi dan memegang tanggung jawab sebagai orang nomor satu di institusi Polri.

Sebagai Kapolri, Suyudi akan memimpin institusi yang memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Masa kepemimpinan baru ini selanjutnya akan menjadi bagian dari perjalanan Polri dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum dan keamanan nasional. (Red/adm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *