oleh

Pers dan Pemerintah Kota Perkuat Sinergitas, PJS Babel Sampaikan Kritik Konstruktif ke Pemkot

-Berita-139 Dilihat
banner 468x60

PANGKALPINANG MIOnline.klick — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Siber (PJS) Bangka Belitung bersama jajaran DPC PJS Kota Pangkalpinang melakukan audiensi sekaligus silaturahmi dengan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Rabu (20/05/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Pangkalpinang tersebut berjalan dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Namun di balik suasana santai itu, sejumlah persoalan serius yang menjadi perhatian masyarakat turut dibahas secara terbuka dan lugas.

Kehadiran jajaran pengurus PJS Babel dipimpin langsung Ketua DPD PJS Babel, Rikky Fermana, didampingi Abdul Hamid, Wenki, Mung Harsanto selaku Wakil Ketua, Muhamad Zen sebagai Sekretaris DPD, serta Ketua DPC PJS Kota Pangkalpinang Aditya Safitri bersama Yudi Aprianto, Sandi selaku Wakil Ketua DPC, Dwi Frasetyo sebagai Sekretaris DPC, dan sejumlah anggota lainnya.

Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara insan pers dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang, terutama dalam mendorong keterbukaan informasi publik, pengawasan pelayanan masyarakat, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dalam dialog yang berlangsung cukup intens itu, pengurus PJS Babel menyampaikan sejumlah persoalan strategis yang berkembang di tengah masyarakat. Mulai dari polemik iuran sampah yang belakangan menuai keluhan warga, persoalan pengelolaan aset daerah, hingga hasil inspeksi mendadak (sidak) di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang yang disebut menemukan sejumlah hal janggal dan perlu mendapat perhatian serius.

PJS Babel menilai polemik iuran sampah harus menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama terkait mekanisme penarikan, transparansi pengelolaan, hingga kejelasan penggunaan anggaran yang selama ini dinilai masih memunculkan tanda tanya di masyarakat.

Selain itu, persoalan aset daerah juga ikut disorot. Pengurus PJS Babel meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan dan penataan aset agar tidak menimbulkan potensi penyalahgunaan maupun hilangnya aset milik daerah yang dapat merugikan keuangan pemerintah.

Tak kalah menjadi perhatian, hasil sidak di kantor DLH Kota Pangkalpinang turut dibahas dalam audiensi tersebut. Sejumlah temuan yang dianggap mencurigakan disampaikan langsung kepada Wakil Wali Kota agar dapat ditindaklanjuti sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

Meski membahas isu sensitif dan cukup krusial, suasana pertemuan tetap berlangsung cair. Dialog antara jajaran PJS Babel dan Wakil Wali Kota beberapa kali diselingi canda tawa yang mencerminkan hubungan komunikasi yang baik antara insan pers dan pemerintah daerah.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, tampak serius menyimak berbagai masukan, kritik, serta saran yang disampaikan para jurnalis. Bahkan, ia beberapa kali terlihat mencatat poin-poin penting yang menjadi perhatian PJS Babel.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Dessy menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan komunikasi antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan insan pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

“Terima kasih atas kedatangan kawan-kawan dari PJS Babel ke Kantor Wali Kota untuk beraudiensi dengan saya,” ujar Dessy.

Wakil walikota Pangkalpinang ini juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian insan pers terhadap berbagai persoalan yang berkembang di Kota Pangkalpinang. Menurutnya, kritik dan masukan dari media merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang lebih baik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Pers memiliki peran penting sebagai kontrol sosial. Masukan seperti ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus berbenah,” ujar Dessy.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang terbuka terhadap berbagai bentuk pengawasan dan kritik konstruktif demi terciptanya pelayanan publik yang maksimal dan pemerintahan yang semakin transparan.

PJS Babel berharap audiensi tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga menjadi langkah konkret memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara media dan pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan publik secara objektif, kritis, dan berpihak kepada masyarakat luas.

Audiensi kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen menjaga sinergitas antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan insan pers di Bangka Belitung dalam menciptakan iklim informasi yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab. (Red/adm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *